Ahad, 17 Februari 2019
dari Selasar Kota Kembang
Assalamu'alaikum...
Bismillah,
Sebenarnya aku cuma ingin membagikan kisah inspiratif dari seseorang yang begitu luar biasa hebatnya. Siapa ya mereka? Bukan dari sosok yang bergelar ataupun terkenal, tapi mereka adalah sosok yang lugu dan sederhana. Wah, jangan salah walau begitu mereka punya semangat yang menyala seperti mentari yang kedatangannya selalu ditunggu untuk menata hari.
Memang kala fajar baru saja menyingsing, aku sudah bergegas untuk mendatangi Rumah Cinta. Kamu tahu kah tempat itu? Awalnya aku masih sangat awam mendengarnya hingga aku diberi tahu bahwa Rumah Cinta adalah rumah singgah untuk anak kanker. mereka tinggal di sini untuk melakukan treatment di rumah sakit dekat rumah singgah ini. Aku sempat merasa tidak tega untuk menyapa mereka di sana, tapi... semoga kedatangan ini dapat sedikit melukis senyum di wajah polos mereka dan mematri semangat.
Mereka ternyata menyambut kedatangan ini dengan hangat, senang bisa melihat mereka. Tak kukira mereka masih sangat kecil untuk menanggungnya. Tapi lihatlah karunia dari-Nya, memang benar Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya. Betapa cerianya mereka seperti anak lain seusianya, aku pun harus menahan tetesan air mata yang hampir jatuh dari pelupuk mata melihat semangatnya yang tak pernah terkikis.
Kedatanganku dan rekanku ingin mengajarkan mereka untuk berperilaku hidup sehat (PHBS), seperti cara mencuci tangan dan menyikat gigi dengan benar. Untuk anak seusia mereka sangat perlu sekali kita tanam edukasi agar tumbuh kesadaran untuk membiasakan hidup sehat. Memang tidak langsung, namun dengan mereka tahu dan paham mereka akan bertahap untuk melakukannya dan tentunya harus ada role model atau peran dari orang tua. Maka dari itu, selain anak-anak melibatkan orang tua sangat perlu. :)
Mereka berlomba-lomba untuk belajar mencuci tangan. Senangnya dapat melihat senyum mereka! Ternyata aku salah, bukan aku yang dapat melukis senyum dan mematri semangat mereka. Tapi, justru mereka lah yang dapat menciptakan pelangi di hatiku dan dapat mengasah semangatku. Tingkahnya menyentuh banget. Oh ya, ternyata salah satu penderita kanker ada yang daerah asalnya sama denganku. Jika tidak salah dia bernama Siti. Bagaimana kabarnya sekarang ya? Semoga dia sudah sembuh! Aamiin.
Kamu dapat melihat semangat belajar mereka? Mereka sangat antusias sekali, aku sempat bertanya mengenai cita-cita mereka. Kamu mau mendengar jawaban mereka? Ternyata ada yang bercita-cita menjadi guru, dokter, bahkan ustadzah. MasyaAllah. Aku malu sekali, dengan kesehatan yang Allah SWT., berikan untuku terkadang aku sering kali mengeluh, malas, dan kufur nikmat (tidak bersyukur). Menyia-nyiakan kesehatan dan waktu luang yang kumiliki, seharusnya aku pergunakan untuk melakukan hal yang bermanfaat.
You're Heroes! Di kala penyakit sedang bersemayam di tubuh mungilnya, mereka tak pernah merintih bahkan mengeluh walaupun kemoterapi membuat helai mahkota mereka mulai menipis. You're strong, Mungkin aku tak akan sekuat kalian!
Di balik layar sosok yang kuat ada seseorang yang hebat, karena ketahui kekuatan akan tumbuh karena kasih sayang. Siapa kah orang hebat itu? Iya benar, kedua orang tua mereka adalah orang yang begitu hebat. Hatinya begitu lapang melihat seseorang yang begitu disayangnya sakit, pundaknya pun siap untuk memikul demi kesembuhan orang tercintanya. Seperti yang kuketahui langsung, keluarga kecil ini tak akan ada tanpa perjuangan dari Bapak
Supendi Wijaya yang mendirikan Rumah Cinta. Kalian tahu alasannya? Beliau memang orang yang sangat baik. Ternyata karena pengalaman pribadinya, anak beliau pun rupanya dulu menderita kanker namun kini Allah SWT., sudah mendekapnya. Dari situlah, tumbuh keinginan untuk membantu meringankan para penderita kanker.
Banyak sekali bukan hikmah yang dapat kita pelajari? Tak perlu kita mencari seseorang untuk memotivasi, Cukup kita pahami orang disekitar kita. Dari siapa pun kita dapat belajar, karena setiap orang memiliki pengalaman berbeda. Setiap orang terlahir memiliki kisah inspiratif yang tentunya dapat kita tiru. Semoga Allah cepat mengangkat penyakit yang menyiksa tubuh mungil kalian, cepat sembuh. Kanker tidaklah meluruhkan senyum dan semangatnya. Mereka sama halnya dengan anak yang lain berhak bermain dan belajar walau tengah berjuang melawan kanker. They are cancer fighters.
Semoga Allah SWT., memberikan kesehatan agar tulisanku terus merangkai cerita dari orang-orang menginspirasi lainnya. Tak akan menjadi suatu cerita tanpa mereka yang menginspirasi. Dari mereka, si mungil yang kuat! Sampai jumpa. Wassalamu'alaikum.
Bandung, 12 November 2017.
Bandung, 12 November 2017.

